Showing posts with label akomodasi. Show all posts
Showing posts with label akomodasi. Show all posts

3 Nov 2016

Average Living Cost In Bali

17:41


Kamu lagi mempertimbangkan hidup di Bali dan menghitung biayanya? Kita bantu breakdown hitungan pengeluaran rata-rata per bulan nya di sini ya!


1. Biaya kost.

Harga kost berkisar antara Rp 500.000-Rp 5.000.000, tergantung tipe kost yang kamu pilih dan area-nya. Cek harga kisaran kost berdasarkan fasilitasnya di sini.


2. Biaya listrik dan air.

Biaya ini akan sangat tergantung pada pemakaian listrik dan air serta lokasi tempat tinggalmu. Rata-rata harga listrik adalah Rp 1.350/kWh. Kalau kamarmu pakai kipas angin dan tidak ada komputer, pemakaianmu bisa hemat di bawah Rp 200.000 per bulan. Kalau AC dipasang non-stop, ada pemakaian hair dryer, setrika dan kulkas, pemakaian bisa mencapai lebih dari Rp. 500.000. Selalu perhatikan penggunaan listrik dan air. Hematlah selalu dan hindari pemakaian berlebih untuk bumi yang lebih sehat!


3. Biaya makan.

Kalau kamu hobi nongkrong di warteg, biaya makanmu bisa ditekan hingga Rp 10.000/porsi. Ditambah minuman, mungkin bisa Rp 15.000 sekali makan. Biaya catering berkisar antara Rp 15.000-Rp 30.000 per hari. Harga makan di rumah makan yang sederhana, sekitar Rp 15.000-Rp 30.000 sekali makan tanpa minuman. Sementara di kafe, harga makanan mulai dari Rp 40.000 sekali makan tanpa minuman. Jadi hitung sendiri berapa kali dalam sebulan kamu bisa hangout di kafe ya!


4. Biaya transportasi.

Biaya sewa sepeda motor bulanan berkisar di Rp 500.000-Rp 1.000.000, tergantung jenis dan kondisi motor. Sekali mengisi bensin full diperlukan Rp 15.000-Rp 20.000 yang bisa bertahan hingga 3-5 hari, tergantung pemakaian.

Harga sewa mobil bulanan dimulai dari angka Rp 3.000.000 per bulan. Biaya bensinnya sekali isi full bisa sampai Rp 150.000-Rp 200.000 dan bertahan hingga 3-5 hari, sesuai jangkauan per kilometer. Jadi kamu bisa pertimbangkan jenis kendaraan yang kamu gunakan di Bali. Kalau budget-mu terbatas, segera belajar naik motor ya. Banyak keuntungannya kok. Baca tips-nya juga di sini.


5. Biaya hiburan/liburan.

Kalau kamu on budget, ada banyak hiburan "gratis" seperti yang kami ulas di sini (coming soon). Tapi kalau kamu lagi punya rezeki, kamu bisa ikut tour yang beragam, mulai dari menonton pentas seni, ikut tour melihat binatang, atau bertualang penuh adrenalin. Cek daftar kegiatan yang bisa kamu lakukan di sini (coming soon).


6. Biaya KIPEM

Jangan lupa, kalau kamu menetap di Bali kamu harus laporan ke Banjar setempat dengan membawa fotokopi KTP dan pasfoto, serta membayar iuran sesuai ketentuan di Banjar tersebut. Biaya iuran ini diperlukan untuk membuat KIPS/KIPEM (Kartu Identitas Penduduk Sementara), biaya sampah dan keamanan lingkungan, dll. Rata-rata biaya KIPEM Rp 50.000-Rp 150.000 per 3 bulan (tergantung peraturan banjar masing-masing).


7. Biaya Pulang Kampung

Nah, ini juga penting untuk kamu perhitungkan sebagai biaya hidup di Bali: seberapa sering kamu berencana pulang kampung dan berapa harga tiketnya untuk pp? Kalau tempat asalmu bisa dicapai dengan berkendara mobil / sepeda motor, tentu biayanya jauh lebih murah ketimbang kalau kamu harus naik pesawat terbang. Kamu bisa cari tahu biaya maskapai penerbangan atau ferry ke/dari Bali di situs pemesanan online langgananmu.


Selamat berhitung!

29 Oct 2016

Tips Cari Kost Di Bali

14:30


Kamu newbie di Bali dan lagi cari kost? Perhatikan beberapa poin di bawah ini:


1. Pertimbangan Lokasi

Ini adalah pertimbangan paling penting, karena lokasi tempat tinggalmu harus dekat dengan pusat kegiatanmu sehari-hari. Yang tidak kalah penting adalah makanan. Kalau kamu bisa dan rajin masak, hampir semua kost di Bali ada dapurnya. Tapi kalau tidak bisa masak, cari tempat kost yang dekat dengan warung makan atau pusat jajanan. Cek lokasi kost terbaik untukmu di sini.


2. Pertimbangan Budget & Fasilitas

Kost standard di Bali hanya menyewakan ruangan. Kalau beruntung, sudah termasuk AC. Tapi kamu harus mengisi kamar dengan furnitur, membayar biaya listrik bulanan dan mencuci pakaianmu sendiri (atau membayar binatu), jadi harap tabah kalau kamu melihat biaya hidup di Bali cukup tinggi ya.

Berikut ini perkiraan harga rata-rata kost di Bali per 2016:
  • Kisaran harga untuk kamar kosong berukuran 15 m2, dan biasanya kamar mandi bersama penghuni lain adalah Rp 400.000-Rp 600.000.
  • Kisaran harga untuk kamar kosong berukuran 18 m2, ada dapur dan kamar mandi di dalam adalah Rp 800.000-Rp 1.000.000.
  • Kisaran harga untuk kamar kosong berukuran 20 m2, ada AC, dapur dan kamar mandi di dalam adalah Rp 1.000.000-Rp 1.200.000.
  • Kisaran harga untuk kamar dengan furnitur standard berukuran 25-30 m2, ada AC, kulkas, dapur dan kamar mandi di dalam adalah Rp 1.500.000-Rp 2.500.000.
  • Kisaran harga untuk kamar dengan furnitur built-in berukuran 25-30 m2, ada AC, dapur dan kamar mandi di dalam, fasilitas umum tambahan seperti tempat parkir mobil, 24h security, wi-fi connection (dan mungkin juga ada kolam renang) adalah Rp 2.500.000-Rp 5.000.000. Kost dengan range harga ini biasanya sudah termasuk biaya listrik per bulan.


3. Pertimbangan Kebersihan

Kebersihan kamar adalah hal paling penting yang mendukung kesehatan lahir dan batin. Kalau cat kamar sudah mengelupas atau berjamur, kamu bisa minta pemilik kost untuk mengecat ulang untukmu dan membersihkan kamar mandi dengan disinfektan. Pastikan tidak ada air menggenang di sekitar kost, dan kamarmu tidak ada celah untuk serangga dan tikus masuk. Pasangkan kawat nyamuk dan semprot kamarmu dengan pembunuh serangga setiap hari. Lebih baik lagi: rawat tanaman lavender atau sereh untuk mencegah nyamuk berkeliaran.

Kalau lingkungan kost-mu sudah bersih, kamu pun harus menjaga kamarmu tetap bersih. Kalau kamu malas, cari kost yang menyediakan layanan kebersihan setiap hari, beberapa hari sekali atau seminggu sekali. Kalau tidak ada, kamu bisa menggunakan jasa layanan kebersihan online yang mudah didapatkan sekarang.


4. Pertimbangan Privasi 

Ada orang yang mencari keramaian, tapi ada juga yang mencari tenang. Ada yang senang dikelilingi banyak orang dan bersosialisasi, ada juga yang tidak suka bertatap muka dengan tetangganya. Untuk pertimbangan privasi, pastikan budget-mu cukup tinggi kalau kamu mau kost yang punya teras pribadi untuk bersantai.

Kalau budget-mu terbatas, berikut adalah tips untuk mendapatkan privasi di tempat kost yang ramai:
  • Biasanya kost di lantai dua atau tiga punya privasi lebih dibandingkan kost di lantai dasar.
  • Cari kamar yang terletak di paling ujung atau lokasi yang tidak banyak dilewati orang lain.
  • Cari kamar yang tidak menghadap ke pintu atau jendela kamar/rumah orang lain.
  • Cari kamar dengan teras depan yang luas
  • Cari kamar dengan tembok pemisah antar teras, kalau bisa dengan pagar.
  • Cari kamar dengan pohon di sekitar. Entah pohon besar atau pohon rambat, tanaman bisa menambah privasimu.
  • Sebelum memilih kamar, perhatikan calon tetanggamu. Ini penting karena lingkungan sekitarmu akan membantu membuatmu betah.
  • Beberapa tempat membolehkan ada anak-anak tinggal bersama di dalam kamar kost. Kalau kamu tidak suka bising, pastikan tempat kost-mu melarang anak kecil.
  • Kalau kamu punya peliharaan, terutama yang bisa berlari seperti anjing atau kucing, pastikan kamu cari kost dengan halaman yang luas dan diperbolehkan oleh pemilik kost. Selalu perhatikan kebersihan peliharaanmu dan jangan biarkan mereka terlalu berisik karena bisa mengganggu tetangga sekitar.


5. Pertimbangan Keamanan

Pertimbangan ini bisa dibilang cukup penting karena kost akan menjadi tempat tinggalmu selama di Bali. Perhatikan sistem keamanan dari pemilik kost: adanya petugas keamanan atau CCTV monitoring di kompleks kost. Perhatikan juga calon tetanggamu dan situasi di sekitar kost (daerah yang aman / rawan pencurian, tembok kost berhadapan dengan lahan kosong / bangunan lain, dll).

Kamu tidak akan pernah tahu kapan hal buruk akan terjadi; jadi tidak ada salahnya untuk senantiasa siaga. Berikut adalah tips tambahan untuk keamanan di dalam kost:
  • Siapkan perlindungan ganda seperti slot pengunci pintu yang bisa kamu tambahkan di bagian dalam pintu.
  • Pastikan pintu dan jendela kamar kost kokoh (kalau bisa jendela berteralis) dan kuncinya berfungsi dengan baik untuk mencegah seseorang mendobrak masuk. 
  • Pastikan pintu dan jendela selalu dalam keadaan terkunci setiap kamu keluar kamar atau tidur di dalam kamar.
  • Pastikan barang berhargamu tidak disimpan dalam jangkauan tangan dekat jendela.
  • Pakai pakaian yang sopan dan berlaku sopan pada tetangga sekitar, terutama ketika kamu melewati jalan menuju kost.


6. Pertimbangan Lahan Parkir

Semua tempat kost menyediakan lahan parkir cukup luas untuk sepeda motor, tapi pilihanmu terbatas jika kamu punya mobil. Jangan lupa perhatikan akses jalanan menuju tempat kost-mu. Pastikan jalanannya muat untuk minimal satu mobil; terutama untuk loading/unloading barang ketika pindahan.


7. Pertimbangan Sinyal & Wi-Fi

Mungkin hal ini tidak begitu kamu perhatikan ketika mencari kost, tetapi ketika menjalani kehidupan sehari-hari kamu akan merasa bahwa hal ini sangat penting. Kalau kost-mu tidak menyediakan koneksi internet gratis, cari lokasi yang setidaknya kuat sinyal. Kamu bisa mengaktifkan hotspot dari ponselmu, membeli portable wi-fi / mini wi-fi (mi-fi), atau memasang sambungan internet cable sendiri. Pastikan lokasimu berada dalam jangkauan provider internet pilihanmu.


8. Peraturan Kost

Biasanya kost di Bali tidak memberlakukan peraturan yang terlalu macam-macam. Kost di Bali biasanya unisex alias membolehkan penghuni pria dan wanita. Kalau kamu mau share kamar dengan kawan, pastikan pemilik kost membebaskan jumlah penghuni. Perhatikan jam malam jika ada, atau peraturan lain yang ada. Yang paling penting: bayar biaya kost tepat waktu, kalau bisa sebelum ditagih. Jika kamu mengikuti peraturan dan kewajibanmu sebagai penghuni kost, hubungan dengan pemilik kost bisa terjalin baik dan kehidupanmu bisa jadi lebih mudah.



KOST HUNTING TIPS

Ada beberapa cara untuk mencari kost di Bali. Kamu bisa praktikkan salah satu atau ketiga-tiganya:
  • Cara terbaik untuk mencari kost di Bali adalah bertanya pada teman atau rekan kerja, terutama untuk mendapatkan tempat yang nyaman dan strategis, juga dekat dengan tempat kerja. Selain itu, kamu bisa merasa lebih aman karena setidaknya sudah ada teman yang kamu kenal di kost itu.
  • Cara lain untuk mencari kost adalah dengan blusukan sendiri, ketuk pintu dan tanyakan pada salah satu penghuni atau penjaga. Kebanyakan kost di Bali terletak di gang yang hanya muat satu mobil, jadi jangan ragu untuk jajal setiap jalan kecil yang kamu temui. Walau berada di jalan kecil, biasanya tempat kost punya halaman cukup luas untuk parkir beberapa mobil dan motor. Jangan lupa, tanyakan info keadaan kost pada penjaga/calon tetangga, karena kamu bisa mendapatkan keterangan lebih lengkap tentang situasi sehari-hari di sini.
  • Cara terakhir dan paling mudah adalah mencari di situs pencarian kost. Kamu bisa lebih yakin ketersediaan kamar kosong sesuai budget-mu, dan cek sendiri ke lokasi untuk meyakinkan kalau kamar itu tepat untukmu.


* Special Tips!

Kalau kamar kostmu pakai token PLN, perhatikan selalu saldo daya listrik di layar mesin. Jika jumlahnya kurang dari 5 kWh, mesin akan berbunyi. Mungkin kamu tidak sempat membeli pulsa prabayarnya, tapi kamu bisa mematikan bunyi alarm dengan menekan salah satu tombol. Setidaknya itu memberimu waktu beberapa jam untuk membeli pulsa. Jangan sampai kamu dibenci tetanggamu karena lupa membeli pulsa.

Coba cek di sini:

Nah, semoga kamu dapat tempat kost terbaik di Bali!

21 Oct 2016

Di Mana Bisa Nginep Murmer Di Bali?

23:57
kamar model dorm ini ada di BarnAndBunk

Kalau kamu berencana liburan panjang di Bali tapi ngga punya kerabat yang bisa ditumpangi, ada beberapa pilihan penginapan terkait budget di Bali:


1. Hotel Melati, Losmen, Hostel, Inn, atau Homestay.

Harga menginap per hari nya bahkan lebih murah dari budget hotel yang kisarannya sudah Rp 350.000-Rp 400.000 per malam. Published rate losmen biasanya berkisar di harga Rp 150.000-Rp 250.000 per malam. Murah, tapi sesuai dengan fasilitasnya yang standar. Biasanya bangunannya sudah berusia puluhan tahun dengan furnitur seadanya dan harga tidak termasuk breakfast. Kalau aktivitasmu di kamar hanya untuk tidur, worth it kok memilih losmen, karena walaupun sedikit kuno biasanya mereka tetap mengutamakan kebersihan.


2. Kost mewah

Biasanya bangunan kos-kosan seperti ini bertingkat dua-tiga dengan furnitur built-in yang didesain rapi, layaknya kost yang sering ditemui di Jakarta. Kenapa dibilang kost mewah? Karena kost standard di Bali cuma menyewakan ruangan tanpa furnitur sama sekali! Kost 'standard' di Bali mengharuskanmu membeli ranjang dan lemari sendiri, kadang sudah termasuk AC tapi kebanyakan tidak.

Nah, biasanya kost mewah juga menyediakan fasilitas tambahan, seperti wi-fi connection dan dapur pribadi untuk memasak. Kisaran harga tidak jauh dengan published rate losmen, yaitu Rp 175.000 per malam. Biasanya ada harga khusus jika kamu menginap selama seminggu atau sebulan. Rata-rata sewa kamar kost mewah Rp 3.000.000-Rp 5.000.000 per bulan.

Cek di sini untuk tips cari kost di Bali.


3. Dorm atau Bunk Bed

Konsep penginapan ini seperti asrama, dengan 5-10 tempat tidur dalam satu ruangan dan kamar mandi dipakai bersama. Biasanya ada dua pilihan kamar: khusus perempuan atau campur gender. Penginapan seperti ini banyak dipilih oleh backpacker yang tidak mempermasalahkan privasi. Harga menginap semalam berkisar Rp 75.000-Rp 150.000 per orang. Selain menghemat uang, ada keuntungan memilih dorm sebagai tempatmu menginap: menambah teman baru!


P.S. Kamu bisa cek harga dan ketersediaan kamar hostel di berbagai situs/aplikasi booking dan tour & travel. Untuk kamar kost, cari di sini.

Where To Stay In Bali?

00:10


Kamu sudah sukses (atau baru mempertimbangkan untuk) pindah ke Bali. Tapi di mana seharusnya kamu harus tinggal? Dengan luas 5.600-an kilometer persegi dan populasi empat juta orang, Pulau Bali menawarkan beragam pilihan tempat tinggal yang paling sesuai dengan kepribadian/lifestyle-mu: pantai, tebing, hutan, gunung, danau, dan seterusnya. Berikut adalah daftar wilayah-wilayah dengan banyak pendatang di Bali yang bisa kamu pertimbangkan untuk tempat tinggalmu:


KUTA

Meliputi Tuban, Kuta, Legian, Jl. Dewi Sri, dan sekitarnya. Imigran asing yang menetap di sini kebanyakan berasal dari Australia, sementara turis yang sering ditemui dari Asia Timur dan turis domestik. Atraksi utama termasuk Mal Bali Galeria, Waterbom, Lippo Mall, Beachwalk, night life di Jl. Legian, serta Pantai Kuta. Cocok untuk kamu yang:

  • Bekerja di wilayah ini. 
  • Senang keramaian. 
  • Senang night life dan beach party.
  • Mencari masakan khas Jawa dan Padang atau makanan murah-meriah. 
  • Tidak mempermasalahkan kemacetan. 
  • Menggunakan sepeda motor. 
  • Masih menikmati single life
Daerah populer untuk kost: Jl. Kediri, Jl. Kubu Anyar, Gg. King Kong, Jl. Mataram, Jl. Majapahit, Jl. Poppies.


KUTA SELATAN 

Meliputi Jimbaran, Kedonganan, Uluwatu, Benoa, Nusa Dua. Imigran asing yang menetap di sini kebanyakan berasal dari Eropa (terutama Belanda di Jimbaran). Atraksi turisme utama termasuk water sport di Benoa, Garuda Wisnu Kencana (GWK), jejeran resto seafood pinggir pantai di Jimbaran, dan pasar ikan Kedonganan. Cocok untuk kamu yang:

  • Bekerja di wilayah ini. 
  • Senang pantai bertebing. 
  • Hobi surfing dan mantai. 
  • Tidak mempermasalahkan kesulitan mencari makanan dan harga makanan yang mahal. 
  • Tidak mempermasalahkan jarak jauh dan jalan menanjak. 
  • Senang suasana perbukitan dan jarak yang jauh antar rumah. 
  • Tidak mempermasalahkan suasana gelap dan sepi di malam hari. 
  • Membina keluarga baru. 
Daerah populer untuk kost: Jl. Kedonganan, Jl. Raya Uluwatu, Jl. Uluwatu II, sekitar kompleks Unud, daerah Ungasan, daerah Kampial.
Daerah populer untuk sewa rumah/villa: Jl. Goa Gong, daerah Ungasan, Jl. Balangan, Jl. Raya Uluwatu, Kompleks Taman Griya.


SEMINYAK

Meliputi Jl. Sunset Road, Jl. Raya Basangkasa, Jl. Petitenget, Jl. Batu Belig dan sekitarnya. Imigran asing yang menetap di sini kebanyakan berasal dari Australia, Amerika dan Eropa. Atraksi utama meliputi butik dan resto ngehits, serta night life di Seminyak. Cocok untuk kamu yang:

  • Bekerja di wilayah ini. 
  • Senang lifestyle tinggi dan party malam hari. 
  • Senang menikmati sunset di pantai. 
  • Tidak mempermasalahkan harga makanan yang tinggi. 
  • Tidak mempermasalahkan kemacetan. 
  • Senang fashion
  • Masih menikmati single life
Daerah populer untuk kost: Jl. Dewi Sri, Jl. Nakula, Jl. Sunset Road.
Daerah populer untuk sewa rumah/villa: Jl. Raya Legian, Jl. Nakula, Jl. Kunti II, Jl. Plawa, Jl. Bidadari, Jl. Drupadi.


KEROBOKAN

Meliputi Jl. Raya Kerobokan, Jl. Tangkuban Perahu, juga area Umalas. Imigran asing yang menetap di sini kebanyakan berasal dari Eropa, Amerika dan Jepang yang tinggal di vila di antara persawahan. Di daerah ini lebih banyak pemukiman baru serta pusat kerajinan tangan dan furnitur. Cocok untuk kamu yang:

  • Bekerja di wilayah ini dan sekitarnya. 
  • Bekerja di Denpasar tapi ingin tinggal dekat dengan pantai atau keramaian Seminyak.
  • Senang dengan lifestyle Seminyak dengan budget terbatas. 
  • Tidak mempermasalahkan kesulitan mencari varian makanan murah. 
  • Mengutamakan kedekatan jarak ke berbagai lokasi. 
  • Membina keluarga baru. 
Daerah populer untuk kost: Jl. Mertanadi, Jl. Merta Agung, Jl. Gunung Tangkuban Perahu, Jl. Gunung Soputan, Jl. Mahendradatta.
Daerah populer untuk sewa rumah/villa: Jl. Mertanadi, Jl. Gunung Salak, Jl. Gunung Tangkuban Perahu, Jl. Gunung Soputan.


CANGGU

Mulai dari Pantai Berawa hingga Pantai Pererenan. Imigran asing yang menetap di sini kebanyakan berasal dari Amerika, Rusia dan Eropa yang kebanyakan senang berselancar air. Atraksi utama termasuk Canggu Club, serta kafe dan resto bergaya hipster. Cocok untuk kamu yang:

  • Bekerja di wilayah ini, juga Tabanan, Dalung, Kerobokan. 
  • Hobi surfing dan mantai. 
  • Senang lifestyle yang hipster (kekinian), yoga atau healthy life. 
  • Tidak mempermasalahkan harga makanan yang tinggi. 
  • Tidak mempermasalahkan kemacetan dan jarak jauh. 
  • Senang lingkungan persawahan dan jarak yang jauh antar rumah. 
  • Masih menikmati single life
Daerah populer untuk kost: Jl. Batu Belig, Jl. Pantai Berawa.
Daerah populer untuk sewa rumah/villa: Jl. Pantai Berawa, Jl. Pantai Batu Bolong, Jl. Pererenan.


DENPASAR

Meliputi Kota Denpasar, area Renon dan sekitarnya. Tidak banyak imigran asing yang menetap di sini, tapi banyak imigran domestik dari seluruh Indonesia. Cocok untuk kamu yang:

  • Bekerja di wilayah ini dan sekitarnya. 
  • Senang kehidupan perkotaan. 
  • Mencari makanan murah meriah dan dari seluruh Indonesia. 
  • Tidak mempermasalahkan kemacetan. 
  • Mengutamakan kedekatan jarak ke berbagai lokasi. 
  • Membina keluarga baru. 
Daerah populer untuk kost: Jl. Imam Bonjol, Jl. Teuku Umar, daerah Panjer (nama jalan dimulai dengan Tukad), daerah Sesetan.
Daerah populer untuk sewa rumah/villa: daerah Panjer (nama jalan dimulai dengan Tukad), Jl. Gatot Subroto. 


SANUR

Meliputi daerah perkotaan Denpasar Timur dan pesisir pantai Sanur. Imigran asing yang menetap di sini kebanyakan berasal dari Eropa dengan usia 60 tahun ke atas (pensiunan). Cocok untuk kamu yang:

  • Bekerja di wilayah ini dan Denpasar. 
  • Senang lifestyle yang laid-back (lebih tenang). 
  • Senang menikmati sunrise di pantai. 
  • Mencari makanan berkelas internasional. 
  • Tidak mempermasalahkan kesulitan mencari varian makanan Indonesia atau yang murah. 
  • Mengutamakan kedekatan jarak ke berbagai lokasi. 
  • Membina keluarga baru. 
Daerah populer untuk kost: Jl. Batursari.
Daerah populer untuk sewa rumah/villa: Jl. Batursari, Jl. Sekuta.


UBUD

Meliputi area sekitar Pasar Ubud, Jl. Raya Sanggingan dan sekitarnya. Imigran asing yang menetap di sini kebanyakan berasal dari Jepang dan Eropa yang mencari ketenangan, kedamaian hati atau berkarya dengan seni. Atraksi utama termasuk Monkey Forest, pasar tradisional Ubud, Museum Neka, serta butik dan resto unik di sekitar Jl. Monkey Forest dan Jl. Hanoman. Cocok untuk kamu yang:

  • Bekerja di wilayah ini. 
  • Senang lifestyle yang laid-back(lebih tenang). 
  • Senang suasana dan udara pegunungan atau hutan yang lebih segar. 
  • Mencari makanan berkelas internasional atau vegetarian. 
  • Tidak mempermasalahkan jarak jauh dari perkotaan dan pantai. 
  • Senang fashion yang lebih unik dan nyentrik. 
  • Berprofesi sebagai seniman, penulis atau yogi. 
  • Tidak mempermasalahkan suasana gelap dan sepi di malam hari. 
  • Masih menikmati single life atau berpasangan tanpa anak. 
Daerah populer untuk homestay: Jl. Kajeng, Jl. Gootama, Jl. Sugriwa.
Daerah populer untuk sewa rumah/villa: daerah Mas, daerah Peliatan, daerah Penestanan, daerah Sayan.


Rangkuman ini hanyalah gambaran umum berdasarkan tipikal karakteristik dan kebiasaan dari mayoritas penduduk di masing-masing daerah untuk membantu memahami setiap daerah di Bali (dari sudut pandang pendatang). Pada kenyataannya hal yang terjadi bisa berbeda, tergantung lingkungan tempat tinggal. Cek di sini untuk tips selanjutnya. Nah, silakan menjajal sendiri kehidupan barumu di Bali!

#JaenIdupDiBali

Ini bukan guide untuk wisatawan.
Ini guide bagi perantau, backpacker dan turis ber-budget yang tinggal di Bali.
Ini adalah wadah para pendatang bertukar info tentang Bali.

*) Jaen idup di Bali = Enak hidup di Bali!

Recent

Random