11 Jan 2017

Kuliner Bali: Tum – Botok ala Bali

14:55

Kalau kamu sudah pernah makan Nasi Campur Bali, maka mungkin kamu sudah pernah merasakan kuliner khas Bali satu ini. Berbentuk segi empat, dibungkus dengan menggunakan daun pisang dan dimasak dengan cara dikukus. Yupss, itulah Tum yang berasal dari kata stoom yang berarti kukus.

Untuk kamu pendatang dari pulau Jawa yang lebih familiar dengan makanan botok, maka tidak akan terlalu aneh melihat makanan Bali ini. Hanya isiannya saja yang menjadikan Tum berbeda dengan botok pada umumnya. Makanan ini sangat cocok untuk kamu yang mengurangi makanan berminyak karena makanan ini dimasak dengan cara dikukus dan tidak berminyak.

Tum merupakan salah satu makanan pedamping pada masakan Nasi Campur Bali. Tum pada umumnya terbuat dari cincangan halus dari daging (daging yang biasa digunakan adalah sapi/ayam/babi) yang dicampur dengan telur dan kelapa parut serta rempah-rempah atau yang sering disebut dengan Basa Genep (bumbu besar) seperti bawang merah & putih, kencur, jahe, lengkuas, cabai, trasi, garam, gula dan pala.

Ada banyak variasi Tum lainnya selain yang menggunakan bahan utama daging, antara lain : Tum ati (Tum menggunakan hati ayam), Tum nangka (bahan utamanya adalah nangka muda), Tum bungkil ( bahan utamanya adalah batang pisang atau akar pohon pisang batu) dan Tum klungah (cengkir cincangan kelapa muda).

Sekitar dua sendok makan adonan Tum akan di bungkus rapat di dalam selembar daun pisang dan sebatang lidi kecil akan diikatkan pada daun pisang untuk kemudian dikukus hingga matang. Tum memiliki tekstur yang empuk, rasa yang gurih dan cenderung lembab (karena dimasak dengan cara dikukus) serta aroma daun pisang akan sangat terasa kental di makanan ini.

Kuliner Bali selalu memiliki kaitan dengan budaya lokal. Berdasarkan sebuah sumber, Tum sendiri memiliki filosofi di balik cara membungkusnya maupun cara memasaknya. Tum perlu dibungkus dengan rapat agar saat dikukus, isian Tum tidak meluber ke luar. Tum yang dibungkus rapat ini dapat diartikan bahwa setiap manusia harus dapat mengintrospeksi dirinya sendiri terhadap semua masalah yang terjadi. Tum dikukus sampai matang, ini dapat diartikan bahwa instropeksi diri tersebut bertujuan untuk kematangan / kedewasaan diri sehingga tidak mencari-cari kesalahan dari pihak lain. Sehingga semua masalah berawal dan berakhir dari diri kita sendiri. Bagus ya filosofinya!

Sungguh..rasa Indonesia terasa sangat kental di dalam masakan ini, mulai dari penggunaan daun pisang, hingga rempah-rempah yang digunakan bahkan juga dengan filosofi di balik cara membungkus dan memasaknya. Jadi, masukan kuliner Bali ini sebagai salah satu kuliner yang wajib kamu coba saat kamu berada di Bali.

Tum bisa kamu jumpai di tempat makan khas Bali di bawah ini :
  • Warung Sari Alit, Jl. WR. Supratman, Perempatan Tohpati, Sanur. Open 07.00 – 18.00
  • Warung Ari, Jl. Tukad Pakerisan II/4, Denpasar. Open 06.30 – 16.00
  • Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku 
    • Jl. Kayu Jati 12, Patitenget, Kerobokan Kelod, Kuta. Open 09.00 – 21.00
    • Jl. Tukad Badung Renon No. 11, Renon, Denpasar. Open 08.00 – 21.00
  • Warung Satria 
    • Jl. Kedondong 11A, Denpasar. Open 11.00 – 17.00
    • Jl. Kendedes 5, Kuta Bali. Open 09.00 – 17.00

7 Jan 2017

Weekend-an Nyaris Gratis Di Bali!

10:30

Weekend telah tiba. Tapi ngapain ya enaknya?

Hey, kamu tinggal di Bali lho. Pulau ini adalah surganya pariwisata dunia dan--berita baiknya--kamu tinggal di sini. Jadi apa lagi yang kamu tunggu?

Siapin aja kamera buat selfie, dan kamu bisa tinggal meluncur. Naik motor pun jadi tanpa kamu harus keluar uang untuk menginap di lokasi, alias day-trip. Apalagi biaya yang dikeluarkan bisa diminimalisir, bahkan bisa dibilang hampir 'tanpa modal' karena kamu cuma perlu bayar biaya bensin dan tiket masuk (dengan harga turis domestik tentunya).

Berikut ini daftar tempat wisata yang bisa kamu datangi di Bali berdasarkan objeknya:


1. Pantai


Sudah pasti yang satu ini jadi tujuan utama semua pelancong maupun para penduduk di Bali. Pulau yang luasnya hanya 5.600-an kilometer ini memungkinkan kita untuk menjelajah semua pesisirnya setiap minggu tanpa pernah merasa bosan. Kamu bisa berjemur, main air, berselancar, snorkeling, diving, atau water sport lainnya di sana. Untuk lokasi terbaik setiap aktivitas, klik di sini.




2. Gunung & Danau


Bosan dengan pantai? Netralkan dengan pergi ke gunung. Bali punya beberapa gunung tinggi dan perbukitan yang cukup menantang untuk dijelajahi. Danau-danaunya pun indah untuk dipandang berlama-lama. Cek daftar lengkapnya di sini.


3. Air Terjun & Sungai



Beberapa tahun terakhir ada banyak air terjun yang 'dibuka' untuk umum. Artinya, sudah ada jalan setapak yang memungkinkan kita menjajal objek wisata ini tanpa harus membabat hutan. Kamu ngga akan nyangka kalau wisata sederhana di air terjun bisa membuatmu sama bersemangatnya dengan wisata ke pantai. Yuk, jajal di sini.



4. Pura & Tempat Bersejarah


Nah, objek wisata ini mungkin yang paling berbeda dengan destinasi lain di seluruh Indonesia. Mayoritas penduduk Bali yang masih mempertahankan agama-budaya leluhurnya membuat Bali satu-satunya pulau di Indonesia dengan objek wisata pura terbanyak. Jangan khawatir kalau kamu bukan beragama Hindu tapi mau ikut bersembahyang di sana. Tentunya ini akan jadi pengalaman unik seumur hidup. Klik di sini.


5. Museum & Galeri


Para pecinta seni, mungkin museum-hopping bisa menjadi agenda wajibmu. Bali yang akrab dengan seni membuat museum dan galeri seni 'bertebaran' di mana-mana. Kamu bisa cek daftar museum se-Bali di sini.






6. Tarian

Tarian adalah salah satu daya tarik pariwisata Bali. Ada belasan jenis tarian tradisional Bali, dan lebih banyak lagi tempat kamu bisa menonton kesenian gerak yang memukau ini. Cek venue terbaik dan jadwal untuk menonton tarian Bali di sini.







7. Kebun Binatang, Safari & Taman Budaya


Mungkin objek wisata ini lebih menarik untuk wisata bersama keluarga atau rombongan besar. Untungnya, Bali juga punya banyak sekali taman hiburan yang dikelola dengan standar internasional. Tempat rekreasi seperti ini biasanya ramah anak kecil, jadi kamu bisa bawa anak, keponakan atau adikmu juga ke sini. Hanya saja harga masuknya mungkin agak sedikit mahal dari objek wisata lain di artikel ini. Tapi tetap worth it kok.. cek di sini ya.



8. Belanja


What? Belanja? Yup, kadang perlu juga kan bentuk refreshing akhir pekanmu diisi dengan belanja. Entah untuk keperluan rumah tangga, pekerjaan atau urusan bebenah diri, cek tempat belanja paling oke di Bali di sini.







Baca juga tips berwisata di Bali sebelum berangkat. Nah, selamat menjelajah Bali!

4 Jan 2017

Wisata Bukit, Gunung Dan Danau Di Bali

01:32

Bali memang bukan hanya pantai dan tempat clubbing. Kalau kamu suka petualangan yang lebih dekat dengan alam dan menantang, ada sederet nama gunung dan danau yang bisa kamu datangi di Bali. Sebaiknya kamu sewa mobil atau bisa juga touring motor dengan teman-teman ke tempat-tempat ini. Cek list nya di bawah ini:



BANGLI

1. Gunung Batur.

Terletak di Desa Kintamani, Gunung Batur dengan ketinggian 1.717 meter di atas permukaan laut (mdpl) adalah salah satu gunung yang paling terkenal di Bali. Di sepanjang jalan raya kamu bisa menikmati indahnya pemandangan serba biru kehijauan di ketinggian ratusan meter di atas permukaan laut. Berderet restoran menyajikan prasmanan memagari jalan yang menghadap ke danau.

 
Coba berangkat dini hari ke Desa Pinggan dekat Pura Puncak Penulisan untuk menikmati sunrise. Atau turun ke Kedisan dan menyeberangi danau dengan perahu ke Desa Aga Trunyan. Ada makam keramat di sana. Kalau kamu naik motor, usahakan pulang sebelum malam, karena kabut di daerah ini cukup tebal.
 


2. Danau Batur.

Terletak di sebelah timur Gunung Batur, Danau Batur adalah danau kaldera yang menjadi sumber pengairan hampir seluruh Bali, terutama persawahan di sekitar Kintamani. Kamu bisa menyewa perahu untuk ke tengah danau, atau menikmati keindahan danau dari pinggir. Tidak ada water sport di daerah ini, tapi ada hal yang lebih menarik yang setidaknya membuat liburanmu di Danau Batur menarik: kunjungan ke pekuburan terbuka Trunyan!


3. Trunyan.

Trunyan adalah nama sepetak celah di sebelah timur laut Danau Batur, di kaki Gunung Abang, yang hanya bisa dicapai dengan perahu kecil. Kamu bisa bertolak dari sebelah selatan Danau Batur atau dari Desa Aga di timur Danau Batur (lokasi di sini). Trunyan mengambil nama dari pohon Taru Menyan yang dikenal dapat menetralisir bau jenazah. Padahal sekiranya ada 11 jasad warga Desa Aga yang selalu diletakkan berjejer di dekat pohon Taru Menyan dan ratusan tengkorak dipajang di sana.

Ada beberapa syarat jenazah yang boleh diletakkan di Trunyan, yakni orang-orang yang selama hidupnya sudah lengkap mengalami berbagai tahapan hidup: sudah menikah, punya anak, dan tidak kehilangan anggota tubuh. Sementara jasad yang tidak memenuhi syarat akan dikuburkan di Desa Aga. Dan dalam upacara peletakkan jenazah, para wanita tidak boleh memandang kalau tidak mau celaka. Wah!


4. Gunung Abang.

Gunung Abang adalah gunung tetangga Gunung Batur, yang terletak di Desa Kintamani dan merupakan gunung ketiga tertinggi di Pulau Dewata, setelah Gunung Agung dan Gunung Batukaru. Tingginya mencapai 2.252 mdpl, dan menjadi salah satu favorit para pendaki gunung. Kamu bisa mulai mendaki dari Desa Suter yang terletak di selatan Desa Kintamani.


5. Desa Penglipuran.

Desa ini mendapat predikat desa terbersih di dunia dan menjadi objek wisata budaya Bali pilihan UNESCO. Desa Penglipuran terletak di ketinggian 700 mdpl, jadi udaranya juga segar dan bersih. Tanah seluar 112 hektar milik desa adat ini dibagi menjadi tiga bagian: Utara Mandala sebagai tempat kegiatan sembahyang; Madya Mandala berupa pemukiman 70 rumah adat yang berjejer sepanjang jalan utama dari Utara ke Selatan; dan Nista Mandala yang berupa kuburan. Kalau mau berkunjung, cari waktu dekat-dekat hari Galungan dan Kuningan deh. Desa ini akan dihias penjor sepanjang jalan. Tampak meriah!


 
KLUNGKUNG
1. Bukit Belong.

Terletak di Desa Gunaksa, Dawan, Bukit Belong adalah sebuah bukit kecil tempat kamu bisa memandang hamparan sawah dan laut di kejauhan. Kamu cuma perlu mendaki sekitar 150 meter dari jalanan. Cari lokasinya di sini--seharusnya tidak sulit kok menemukan bukit ini. Sebaiknya datang ke sini di pagi atau sore hari supaya tidak terlalu panas. Kalau hari cerah, seharusnya kamu bisa menikmati sunset indah dari atas sini.


KARANGASEM

1. Gunung Agung.

Kalau kamu suka mendaki gunung, ini dia yang kamu cari. Gunung Agung dengan ketinggian 3.031 mdpl adalah gunung tertinggi di Pulau Dewata dengan kawah stratovolcano yang masih aktif mengeluarkan asap dan uap air. Kalau kamu berniat mendaki, ada tiga titik awal yang bisa kamu jajal: Kecamatan Selat di Selatan, Budakeling di Tenggara, atau dari Pura Besakih di Barat Daya. Perhatian: karena Gunung Agung adalah gunung suci bagi umat Hindu, kalau bisa jangan bawa bekal makanan dari daging sapi ya.





 

2. Bukit Asah


Bukit Asah terletak di Desa Bugbug, tak jauh dari Virgin Beach (lokasi di sini). Dari bukit ini kamu bisa menikmati pemandangan laut, termasuk Nusa Penida di Selatan dan Pulau Lombok di arah Timur-Tenggara. Kalau mau menikmati sunrise, kamu bisa menginap di Candidasa, dan mendaki jam 5 pagi. Ada atol (pulau karang kosong) berbentuk paus yang menarik untuk jadi koleksi foto kamu.



3. Bukit Cinta

Jika kamu senang pemandangan sawah berlatar gunung, Bukit Cinta di Desa Juwuk Manis, Karangasem (lokasi di sini), ini bisa jadi pilihan menarik untukmu, tanpa perlu terlalu susah mendaki gunung. Dini hari adalah waktu yang paling tepat untuk datang ke sini, sambil menunggu matahari terbit tatkala kabut masih tebal membayangi hamparan sawah hijau. Jangan lupa ajak pasanganmu, supaya makin romantis bermesraan di Bukit Cinta.



4. Bukit Mencol

Masih dalam konteks perbukitan, Bukit Mencol, Desa Seraya Timur, yang berada di titik paling timur Bali (lokasi di sini) punya pemandangan lautan menghadap Pulau Lombok. Kalau sudah sampai sini, sekalian aja bermalam di Amed atau Jemeluk. Kamu bisa menikmati sunrise dari horison laut timur, sementara Gunung Agung berada di belakangmu. Kalau sudah begini, lanjut aja snorkeling atau diving di titik shipwreck atau postmail sekalian. Seru! 


5. Bukit Jambul

Bukan cuma Gianyar dan Tabanan yang punya pemandangan sawah terasering yang indah. Bukit Jambul di Desa Pesaban, Rendang, (lokasi di sini) juga punya. Uniknya di atas bukit terdapat sebuah Pura Pucak Sari yang dikelilingi pepohonan. Dari jauh, pura ini tampak seperti jambul. Di kejauhan tampak pemandangan laut--tempat persinggahan yang tepat dalam perjalanan menuju atau pulang dari Pura Besakih. 


6. Desa Iseh


Kalau kamu penyuka seni, maka nama Walter Spies dari Jerman dan Theo Meier dari Swiss tidak asing bagimu. Kedua pelukis ini pernah tinggal untuk waktu yang lama di Desa Iseh, Sidemen (lokasi di sini). Jika kamu penasaran sama objek lukisan kedua maestro tadi, kamu bisa napaktilas di desa ini. Pemandangan sawah, sungai, dan gunung akan menjadi latar indah untuk foto Instagram-mu. Ada juga hotel kecil dan toko souvenir yang menarik untuk dijajal. 


7. Desa Sibetan

Siapa yang tidak suka salak Bali? Kalau kamu salah satu penyuka buah ini, coba kunjungi Desa Sibetan (lokasi di sini). Desa penghasil 14 jenis salak ini berada di ketinggian 400-600 mdpl, dengan pemandangan indah lembah di sekitarnya. Di sini kamu bisa menonton proses panen salak, dan kalau beruntung juga menikmati tarian genjek dan permainan angklung. Banyak penginapan di sini, dan kalau kamu punya banyak waktu, bisa sekalian trekking juga.


8. Pesraman Kekeran (Desa Putung)


Konon orang-orang yang dikucilkan dikirim ke desa ini, karena "putung" berarti "putus". Tapi siapa yang menolak jika tempat pengasingan bisa punya pemandangan seindah Desa Putung (lokasi di sini)? Pemandangan sawah, bukit, dan laut di kejauhan bisa jadi terapi pelipur lara--mungkin cocok untuk kamu yang sedang penat. Konon pula, seorang pelukis Italia yang menikahi wanita Desa Manggis pernah mengabadikan pemandangan di Putung dalam lukisannya, yang kemudian menjadikan kawasan ini terkenal.


9. Desa Tenganan Pegringsingan

Kalau kamu mau tahu kehidupan masyarakat asli Bali, mampir ke Desa Tenganan Pegringsingan ini deh. Desa berpenduduk "Bali Aga" ini adalah desa penghasil tenun Gringsing tradisional yang tidak ditemukan di tempat lain. Tenun unik ini berfungsi sebagai penangkal black magic atau kekuatan jahat. Kamu juga bisa menonton pertunjukan seni khas Tenganan jika waktunya pas. Tapi kalau mau bermalam, pengingapan terdekat ada di Candidasa.



GIANYAR

1. Campuhan Ridge.

Bukit Campuhan terletak dekat jalan raya Sanggingan, sebelah Barat dari Ubud (lokasi di sini). Melihat ketertarikan wisatawan untuk menapaki bukit ini, sudah tersedia track selebar 1,5 meter sepanjang 2 kilometer untuk mempermudah pendakianmu. Masuk dari belakang Hotel Campuhan Ubud, kamu hanya bisa berjalan kaki atau bersepeda di sini. Bukit ini punya nama lain: Bukit Gunung Lebah atau Bukit Cinta, jadi jangan tertukar dengan Bukit Cinta di Karangasem ya!


2. Tegallalang Rice Terraces.


Salah satu keindahan persawahan unik dunia bisa kamu temukan di sini. Desa Ceking, Kecamatan Tegallalang (lokasi di sini) ini memang terkenal dengan sistem terasering di ketinggian 400 mdpl. Kalau kamu bawa uang lebih, kamu bisa belanja souvenir di sepanjang jalan. Kalau kamu ingin bersantai, ada beberapa kedai kopi yang menyuguhkan kopi luwak Bali di sini.







BULELENG

1. Taman Nasional Bali Barat.

Tidak banyak yang bisa diceritakan tentang Taman Nasional ini, walaupun luasnya mencapai lebih dari 19.000 hektar. Pegunungan dan perbukitan menutupi sebagian besar kawasan ini, yang dihias hutan dan sabana. Sebagian besar areal taman ini ditutup untuk umum, tapi kamu masih bisa menikmati wisata alam di bagian Utara seperti Pulau Menjangan, Teluk Terima, Prapat Agung, Bakungan, dan Klatakan. Selain melihat atau berburu foto flora dan fauna, kamu juga bisa snorkeling / diving di Pulau Menjangan.


2. Danau Buyan, Bedugul.

Walaupun masih termasuk dalam kawasan Bedugul, Danau Buyan masuk ke wilayah Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada. Terletak di ketinggian 1.350 mdpl, Danau Buyan terletak berdampingan dengan Danau Tamblingan dan merupakan danau terbesar dari ketiga danau di kaldera Bedugul. Kawasan seluas 1.700 hektar di sekitar danau ini masih rimbun dan dijadikan Taman Wisata Alam (TWA) yang menyenangkan untuk berkemah di Bumi Perkemahan.




3. Danau Tamblingan, Bedugul.

Danau terkecil dari ketiga danau kembar Bedugul ini terletak di sebelah barat Danau Buyan, tepatnya di lereng utara Gunung Lesung, Desa Munduk, Kecamatan Banjar. Pemerintah berusaha mempertahankan wisata alami di sekitar danau ini, terutama karena sejarah danau yang konon merupakan tempat seorang pertapa mengambil air untuk dijadikan obat wabah epidemi yang menyebar di 4 desa sekitar danau. Itu sebabnya terdapat lebih dari 11 pura di sekitar Danau Tamblingan. Kalau mau berwisata air, ada pedahu (perahu penduduk setempat) yang bisa kamu kayuh untuk mengelilingi danau.



TABANAN



1. Danau Beratan, Bedugul.

Danau ini adalah danau pertama di kawasan Bedugul yang akan kamu temui jika kamu berangkat dari arah Selatan (Denpasar). Terletak di ketinggian 1.240 mdpl, danau ini termasuk dalam 20 danau terindah versi HuffingtonPost. Di sini ada beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan, salah satunya adalah memancing, mengayuh kapal angsa, kano, parasailing, dan jet ski. Kalau kamu berencana menginap, pastikan kamu menikmati pemandangan sunrise indah dari Pura Ulun Danu ya!


2. Kebun Raya Eka Karya Bali.

Kebun Raya Bali terletak di sebelah barat Danau Beratan (lokasi di sini). Kebun raya pertama di Indonesia ini luasnya mencapai 157.5 hektar dan terletak di ketinggian 1.250-1.450 mdpl. Kebun Botani ini menampung lebih dari 2.400 jenis tumbuhan, dengan total lebih dari 21.000 spesies. Selain menambah pengetahuan, kebun ini juga cocok untuk lokasi piknik sekeluarga. Cek lengkapnya di sini.


3. Jatiluwih Rice Terraces.

Walaupun kamu sudah pernah ke Tegallalang, kamu tetap harus mampir ke subak (sawah terasering) di Jatiluwih (lokasi di sini). Terletak di ketinggian 700 mdpl, kawasan ini ditetapkan sebagai warisan dunia oleh UNESCO, dengan luas 2.372 hektar. Di sekitar subak terdapat kebun, hutan, dan perumahan yang juga termasuk dalam wilayah warisan dunia ini. Jadi, kawasan ini wajib hukumnya untuk kamu kunjungi!



Perhatian!
Umat Hindu percaya kalau gunung adalah tempat suci karena Para Dewata bersemayam di sini. Itu sebabnya kamu akan menemukan banyak pura di gunung dan bukit. Jadi jaga sikap dan tutur bahasamu jika berwisata ke gunung, bukit dan danau ya!

Selamat bertualang mendaki gunung lewati lembah--jangan lupa kunjungi juga pura dan tempat bersejarah Bali dan beli souvenir untuk kenang-kenangan.

2 Jan 2017

Wisata Taman Hiburan & Petualangan Di Bali

22:12

Kalau kamu bosan dengan wisata alam tanpa kegiatan atau objek seru, kamu bisa coba kunjungi theme park alias taman hiburan bertema seperti kebun binatang, kolam renang, taman budaya, atau seru-seruan di amusement park. Kalau mau tantangan yang lebih seru, jajal flying fox, jet ski, parasailing atau rafting. Ajak juga keluarga atau teman-temanmu supaya lebih berkesan!

Berikut adalah daftar theme park dan amusement park yang ada di Bali:


BADUNG

Badung Selatan
  • Pulau Penyu Deluang Sari, Tanjung Benoa. Tiket:
    • Rp 5.000 (anak)
    • Rp 10.000 (dewasa)
    • Rp 350.000 per kapal (10 orang).
  • Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Jl. Raya Uluwatu, Ungasan. Open 08.00-22.00. Tiket: 
    • Rp 50.000 (pelajar)
    • Rp 70.000 (mahasiswa/umum)
    • Gratis untuk anak di bawah 100 cm.
  • New Kuta Green Park, Dreamland, Jl. Raya Uluwatu, Pecatu. Open 09.00-17.30. Tiket:
    • Rp 65.000 (anak) 
    • Rp 90.000 (dewasa)

Badung Utara
  • Waterbom Bali, Jl. Kartika Plaza, Kuta. Open 09.00-18.00. Tiket: 
    • Rp 370.000 (anak) - Rp 880.000 (paket 2 hari).
  • Circus Waterpark Bali, Jl. Kediri, Tuban. Open 09.00-18.00. Tiket: 
    • Rp 150.000 (anak)
    • Rp 230.000 (dewasa).
  • Splash Waterpark Bali, Jl. Pantai Berawa, Canggu. Open 09.00-19.00. Tiket:
    • Rp 180.000 (anak di bawah 17 tahun)
    • Rp 300.000 (dewasa)


DENPASAR
  • Bali Wake Park, Jl. Raya Pelabuhan Benoa 7X, Pedungan. Open 11.00-20.00. Tiket: 
    • Rp 600.000 (2 jam)
    • Rp 800.000 (4 jam)
    • Rp 1.000.000 (8 jam)
  • Turtle Conservation & Education Center (TCEC), Jl. Tukad Punggawa, Serangan. Open 08.00-17.00.
  • Bali Orchid Garden, Bypass Ida Bagus Mantra, Tohpati, Kusamba. Open 08.30-18.00. Tiket Rp 100.000.
  • Bali Marine Walk, Bypass Ngurah Rai 35, Sanur. Open 07.00-22.00. Tiket (include naik boat ke Nusa Lembongan pp):
    • Rp 550.000 (anak)
    • Rp 700.000 (dewasa)


GIANYAR
  • Bali Safari & Marine Park, Bypass Ida Bagus Mantra KM 19,8. Tiket: 
    • Rp 125.000 (Safari Explorer anak) 
    • Rp 150.000 (Safari Explorer dewasa)
    • Rp 235.000 (Safari Legend anak)
    • Rp 275.000 (Safari Legend dewasa)
    • Rp 360.000 (Night Safari anak)
    • Rp 450.000 (Night Safari dewasa).
  • Bali Zoo, Jl. Raya Singapadu, Br. Seseh, Sukawati. Open 09.00-22.00. Tiket: 
    • Rp 85.000 (anak) 09.00 s/d 17.00.
    • Rp 110.000 (dewasa) 09.00 s/d 17.00.
    • Rp 245.000 (paket Night at The Zoo anak)
    • Rp 345.000 (paket Night at The Zoo dewasa).
  • Bali Bird Park, Jl. Serma Cok Ngurah Gambir, Singapadu, Batubulan. Open 09.00-17.30. Tiket: 
    • Rp 67,000 (anak)
    • Rp 134.000 (dewasa)
    • Rp 400.000 (keluarga 2 dewasa + 2 anak)
  • Taro Elephant Safari Park Ubud, Desa Taro, Tegallalang. Open 08.00-18.00. Tiket:
    • Rp 170.000 (balita)
    • Rp 390.000 (anak 5-12 tahun)
    • Rp 575.000 (dewasa)
  • Kemenuh Butterfly Park, Kemenuh, Sukawati. Open 08.00-17.00. Tiket:
    • Rp 90.000 (anak 5-11 tahun)
    • Rp 100.000 (dewasa)
  • Taman Nusa Indonesia Cultural Park, Jl. Taman Bali, Sidan. Open 09.00-17.00. Tiket Rp 85.000 (dewasa).
  • Waterboom Bukit Jati, Samplangan. Open 09.00-18.00. Tiket:
    • Rp 35.000 (anak)
    • Rp 50.000 (dewasa)
    • Rp 150.000 (keluarga 2 dewasa + 2 anak)
  • Payung Rafting, Jl. Raya Kedewatan / Sungai Ayung. Tiket Rp 350.000.
  • Bali Adventure Rafting, Jl. Raya Kedewatan / Sungai Ayung. Tiket: 
    • Rp 355.000 (anak 5-12 tahun)
    • Rp 555.000 (dewasa)
  • Toekad Rafting, Jl. Raya Kedewatan 44 / Sungai Ayung. Tiket Rp 275.000.
  • Sobek Rafting, Jl. Raya Kedewatan / Sungai Ayung. Tiket:
    • Rp 350.000 (anak 7-15 tahun)
    • Rp 400.000 (dewasa)


KLUNGKUNG
  • Bakas Levi Rafting & Elephant Tour, Getakan, Banjarangkan. Open 09.00-17.00. Tiket:
    • Rp 270.000 (anak 5-12 tahun)
    • Rp 325.000 (dewasa)
    • Rp 880.000 (keluarga 2 dewasa + 2 anak)


KARANGASEM

BANGLI
  • Desa Penglipuran, Jl. Penglipuran, Kubu. Tiket:
    • Rp 10.000 (anak)
    • Rp 15.000 (dewasa)


BULELENG
  • Bali Bike Park, Jl. Dasong Banjar Yeh Mas, Banyuning. Open 08.00-14.00. Tiket Rp 875.000 per session.
  • Krisna Adventure Bali, Sambangan, Sukasada. Tiket masuk Rp 5.000. Ada tambahan harga untuk naik ATV, flying fox, paintball, trekking, dll.
  • Krisna Watersports, Jl. Raya Seririt, Desa Temukus. Harga Rp 180.000-Rp 500.000 per atraksi. Canoe Rp 40.000 per orang.
  • Krisna Funtastic Land, Jl. Raya Seririt, Singaraja. Open 16.00-22.00. Tiket:
    • Rp 10.000 (weekday)
    • Rp 15.000 (weekend)
    • Gratis untuk anak di bawah 85 cm.


TABANAN
  • Bali Butterfly Park, Jl. Batukaru Br. Sandan Lebah. Open 08.00-16.00. Tiket:
    • Rp 37.500 (anak)
    • Rp 75.000 (dewasa)
  • Bali Tree Top Adventure Park, Kebun Raya Eka Karya Bedugul, Candikuning. Open 08.30-18.00. Tiket:
    • Rp 125.000 (anak 4-12 tahun)
    • Rp 230.000 (dewasa)
    • Rp 580.000 (keluarga 2 dewasa + 2 anak)


Perhatian!
   Harga tiket yang tercantum di atas adalah harga per tahun 2016 untuk wisatawan domestik. Selalu cek agen tour & travel untuk harga promosi / diskon. Harga untuk wisatawan asing bisa dicek di website masing-masing.

Pastikan kamu bawa cadangan baterai untuk action cam-mu ya. Selamat berlibur!

29 Dec 2016

Wisata Tarian Bali

23:20

Seni tari adalah salah satu bentuk kesenian yang masih kental dan mudah ditemui di Bali. Ada lebih dari 15 jenis tarian Bali, yang kesemuanya punya makna berbeda. Ada tarian yang menggambarkan sebuah kisah, ada yang untuk menyambut tamu, ada juga yang berfungsi sebagai gerakan memuja dalam rangkaian menyembah Sang Hyang Widhi Wasa.

Jika kamu tertarik untuk menonton tarian di Bali, berikut adalah daftar lokasi yang menyuguhkan tarian Bali untuk wisatawan:


BADUNG


Badung Selatan
  • Devdan Nusa Dua. Pagelaran tari Nusantara. Setiap Senin, Rabu, Jumat, Sabtu 19.30-21.00. Tiket Rp 300.000 - Rp 1.000.000 (sesuai kategori).
  • Garuda Wisnu Kencana (GWK).  
    • Tari Barong. Setiap hari 10.00-10.40. Tiket Rp 70.000 (tiket masuk GWK).
    • Tari Bali. Setiap hari 11.10-11.50; 12.10-12.50; 14.00-14.40; 15.00-15.40. Tiket Rp 70.000 (tiket masuk GWK).
    • Tari Kecak. Setiap hari 18.30-19.15. Tiket Rp 70.000 (tiket masuk GWK).
  • Pura Uluwatu. Tari kecak. Setiap hari pukul 18.00-19.00. Tiket Rp 100.000.

Badung Utara
  • Banjar Buni Kuta. Parwa Ramayana. Setiap Senin & Kamis 20.00-selesai.
  • Warung Made Seminyak. Tari Legong. Setiap Jumat 21.00-21.30. Gratis.
  • Hotel Tugu Canggu. Cultural Night: Tari Pendet, Tari Baris Tunggal, Tari Kebyar Duduk. Setiap Kamis 19.00-21.00. Gratis.


DENPASAR

  • Art Center. Pertunjukan seni dari mahasiswa ISI. Setiap Jumat 20.00-21.00. Gratis.
  • Kesiman. Tari Kecak. Setiap hari, 18.30-19.30. Tiket Rp 80.000.

Sanur
  • Penjor Restaurant.  
    • Joged Bumbung. Setiap Rabu 20.15. Gratis.
    • Tari Janger. Setiap Jumat 20.15. Gratis. 
    • Tari Topeng. Setiap Sabtu 20.15. Gratis.
    • Tari Kodok. Setiap Minggu 19.00. Gratis.

GIANYAR


Ubud
  • Monkey Forest. Wayang Kulit. Setiap Selasa 20.00-selesai.
  • Panca Arta. Drama Tari Bimanyu. Setiap Kamis 20.00-selesai.
  • Hotel Menara.  
    • Parwa Ramayana. Setiap Selasa & Rabu 19.00-selesai.
    • Tari Calonarang. Setiap Jumat 20.00-selesai.
  • Pura Dalem Ubud.  
    • Tari Kecak Ramayana. Setiap Senin 19.30-21.00. Tiket Rp 80.000.
    • Tari Legong. Setiap Selasa 19.30-21.00. Tiket Rp 75.000.
    • Bamboo Gamelan Jegog. Setiap Rabu 19.30-21.00. Tiket Rp 75.000.
    • Tari Barong & Keris. Setiap Kamis 19.30-21.00. Tiket Rp 75.000.
    • Tari Kecak & Trance. Setiap Jumat 19.30-21.00. Tiket Rp 80.000.
  • Desa Junjungan. Tari Kecak & Api. Setiap Senin 19.00-20.30. Tiket Rp 75.000. 
  • Puri Paseh Ubud. Tari Kecak & Api. Setiap Kamis & Minggu 19.30-20.30. Tiket Rp 75.000. 
  • Puri Saren
    • Tari Legong. Setiap Senin & Sabtu 19.30-21.00. Tiket Rp 100.000.
    • Tari Balet Ramayana. Setiap Selasa 19.30-21.00. Tiket Rp 100.000.
    • Tari Legong & Barong. Setiap Rabu 19.30-21.00. Tiket Rp 100.000.
    • Tari Legong & Paradise Trance. Setiap Kamis 19.30-21.00. Tiket Rp 100.000.
    • Tari Barong. Setiap Jumat 19.30-21.00. Tiket Rp 100.000.
    • Tari Legong Mahabarata. Setiap Minggu 19.30-21.00. Tiket Rp 100.000.
  • Puri Saraswati
    • Tari Joged. Setiap Senin 19.30-selesai. Tiket Rp 80.000.
    • Gamelan Wanita. Setiap Selasa 19.30-selesai. Tiket Rp 80.000.
    • Tari Balet Ramayana. Setiap Rabu 19.30-selesai. Tiket Rp 80.000.
    • Tari Barong (Anak-anak). Setiap Kamis 19.30-selesai. Tiket Rp 80.000. 
    • Tari Legong. Setiap Sabtu 19.30-selesai. Tiket Rp 80.000.
    • Tari Janger. Setiap Minggu 19.30-selesai. Tiket Rp 80.000.
  • Banjar Ubud Kelod.
    • Gamelan Wanita. Setiap Senin 19.30-21.00. Tiket Rp 85.000.
    • Pertunjukan Tari Klasik Drama Raja Pala. Setiap Selasa 19.30-21.00. Tiket Rp 85.000.
    • Tari Legong & Barong. Setiap Rabu 19.30-21.00. Tiket Rp 85.000.
    • Tari Legong dengan Orkestra. Setiap Kamis 19.30-21.00. Tiket Rp 85.000. 
    • Gamelan Wanita. Setiap Jumat.19.30-21.00. Tiket Rp 75.000.
    • Tari Kodok & Barong Setiap Sabtu 19.30-21.00. Tiket Rp 75.000.
    • Tari Legong. Setiap Minggu 19.30-21.00. Tiket Rp 75.000.
  • Pura Taman Sari. 
    • Tari Kecak Api. Setiap Selasa & Kamis 19.30-21.00. Tiket Rp 75.000.
    • Tari Janger. Setiap Minggu 19.30-selesai.
  • Padang Tegal Kaja
    • Tari Barong & Keris. Setiap Selasa 19.30-21.00. Tiket Rp 75.000.
    • Tari Kecak Api. Setiap Rabu, Sabtu & Minggu 19.00-20.30. Tiket Rp 75.000.
    • Tari Legong & Barong - Lubdaka. Setiap Kamis 19.30-21.00. Tiket Rp 75.000. 
  • Arma Museum.  
    • Tari Legong Telek. Setiap Senin 19.30-21.00. Tiket Rp 80.000. 
    • Tari Topeng Jimat. Setiap Rabu 19.00-20.30. Tiket Rp 75.000.
    • Mepantigan Arts. Setiap Kamis. 18.30-19.30. Tiket Rp 75.000.
    • Tari Barong & Keris. Setiap Jumat. 19.00-20.30. Tiket Rp 75.000.
    • Wayang Wong. Setiap Sabtu. 19.00-20.30. Tiket Rp 75.000.
    • Tari Legong. Setiap Minggu. 19.30-21.00. Tiket Rp 75.000.
    • Tari Kecak Rina. Setiap bulan purnama & bulan baru. 19.00-20.30. Tiket Rp 100.000.

Jangan lupa siapkan kipas jika udara terlalu panas, dan kamera untuk mengabadikan pose bersama para penari ya! Selamat menonton!


*) Tarian di foto adalah Tari Kebyar Duduk di The Tugu, Canggu.

21 Dec 2016

Kuliner Bali: Lawar

12:05

Kalau kamu sudah tinggal di Bali, banyak yang perlu kamu tahu untuk mengenal lebih dalam Pulau Dewata ini. Bukan hanya tempat wisatanya saja ya, tapi kulinernya juga. Selain Babi Guling yang sudah sangat dikenal, ternyata Bali memiliki beraneka ragam kuliner unik yang melekat dalam kebudayaannya.

Sesaat setelah kepindahan saya ke Bali, saya merasa beruntung bisa mencicipi beberapa kuliner khas Bali di rumah seorang kenalan di Tabanan. Saat itu saya disuguhi banyak sekali makanan khas Bali oleh sang tuan rumah. Dari semua makanan yang disuguhkan, ada makanan yang menyerupai urap (sejenis sayuran yang direbus dan dicampur dengan kelapa yang telah dibumbui kemudian diaduk sampai tercampur dan disajikan). Sang tuan rumah pun menjelaskan bahwa makanan tersebut bernama Lawar.


Pembuatan Lawar

Nama Lawar ini tidak ada sangkut pautnya dengan kelelawar lho. Lawar merupakan makanan yang selalu dihadirkan dalam hampir setiap upacara keagamaan di Bali. Salah satu contohnya adalah pada satu hari menjelang hari Raya Galungan atau yang disebut penampahan Galungan. Biasanya para pria Bali akan memotong babi untuk dijadikan beberapa jenis masakan dan lawar adalah salah satunya.

Prosesi pembuatan lawar dimulai dari pembuatan bumbu halus lawar (pencok), mencincang daging (atau yang disebut dengan mebat) dan memarut kelapa. Ketiga prosesi itu sering dikenal dengan nama ngelawar (bukan ngelawak ya.. hehe..) Jenis parutan kelapa yang digunakan dalam berbagai jenis lawar pun berbeda, ada yang diparut tipis lebar namun panjang yang disebut keskes, ada yang dicacah dan ada juga seperti parutan kelapa pada umumnya.

Lawar biasanya disajikan bersama dengan nasi putih, sayuran hijau (biasanya kacang panjang), dan potongan daging atau sate (lilit maupun kabled). Ada juga restoran yang menyuguhkan sup/kuah kuning bersama lawar. Ketika memesan lawar, pastikan kamu sudah tahu jenis lawar yang sesuai dengan seleramu.


Jenis Lawar

Bukan hanya nasi goreng aja yang punya banyak jenis, tapi lawar juga. Berikut adalah jenis-jenis lawar yang bisa kamu pilih:

1. Lawar Merah
Lawar merah atau lawar barak merupakan jenis lawar yang sangat umum oleh semua masyarakat Bali. Lawar Merah ini terbuat dari kulit babi yang dirajang lembut dan dicampur dengan parutan kelapa (keskes), bumbu (pencok) dan darah babi (darah inilah yang membuat lawar menjadi berwarna merah). Lawar ini biasanya juga disajikan di dalam menu Nasi Campur Bali. Namun berbeda tempat, beda juga campuran bahan lawarnya. Di Buleleng dan Karangasem, lawar merah tidak dicampur dengan sayur namun di Tabanan lawar ini dicampur dengan sayur. Bagi kamu yang tidak bisa memakan babi ataupun darah sebaiknya tidak memilih jenis lawar ini.

2. Lawar Putih
Lawar putih pada dasarnya memiliki bahan yang sama dengan lawar merah namun tidak menggunakan darah sehingga warnanya tetap putih dan dicampur dengan cincangan nangka muda. Lawar Penyon merupakan campuran dari sayur kukus cincang dan penyon (terbuat dari daging dan hati babi yang dicincang halus) serta pencok.

3. Lawar Kuning
Sedangkan lawar kuning merupakan campuran dari sayur mayur yang berwarna terang (pepaya, nangka muda, kol atau labu), penyon dan pencok sehingga menghasilkan warna yang kekuningan.

4. Lawar Hijau
Untuk lawar hijau pada dasarnya sama dengan lawar penyon. Namun pembedanya adalah adanya penggunaan daun belimbing yang dipercaya bisa menurunkan kolesterol.

5. Lawar Klungah
Lawar klungah merupakan salah satu jenis lawar yang mungkin jarang didengar sebelumnya. Lawar ini menggunakan klungah yaitu kelapa yang masih sangat muda dan batoknya masih lunak. Batok klungah akan dicincang dan dicampur dengan bumbu lawar. Lawar ini cocok untuk kamu yang vegetarian ya karena tidak menggunakan campuran daging sama sekali.

6. Lawar Kenus
Kalau pada umumnya lawar menggunakan daging babi sebagai bahan utamanya, maka Lawar kenus menggunakan cumi. Lawar unik ini memiliki warna hitam yang berasal dari tinta cumi. Irisan cumi dicampur dengan kacang panjang, nangka muda, atau pakis dan ditaburi dengan bawang goreng menciptakan rasa unik yang wajib kamu coba.. Mmm.. yummy!!

7. Lawar Kuwir
Lawar Kuwir merupakan lawar khas dari Tabanan. Kuwir sendiri berarti dolong/entok/bebek. Lawar ini merupakan campuran dari sayur yang dicincang, daging entok yang direbus/dikukus serta bumbu lawar dan tidak lupa cabe rawit yang disesuaikan dengan tingkat kepedasan yang diinginkan.

Cukup beragam juga ya jenis lawar Bali, jadi kamu bisa pilih lawar yang sesuai dengan selera kamu. Bagi kamu yang mencari lawar halal, banyak juga tempat makan di Bali yang menyediakan lawar dengan bahan yang halal (ct. sapi) sehingga kamu ga perlu kuatir lagi untuk bisa mencicipi kuliner khas Bali ini.

Untuk kamu yang belum pernah coba kuliner khas Bali ini, kamu bisa datangi lokasi berikut :
  • Warung Basang, Jl. Raya Tuban 58A, Kuta. Open 08.00 – 22.00.
  • Lawar Kuwir Pan Sinar, Renon, Denpasar.
  • Warung Lawar Sapi Odah, Jl. Danau Buyan/Sindu, Sanur; Open 09.00 – 13.00
  • Warung Lawar Babi Guling Kodi, Jl. Sekuta, Gang Harum, Sanur; Open 18.00 – 06.00
  • Lawar Bali Kartika, Jl. Bypass Ngurah Rai, Padang Galak. Open 08.00 – 18.00.
  • Warung Cumi Bu Jani, Jl. Tirtanadi II/66. Open 09.00 – 18.00.
  • Krisna Wisata Kuliner, Jl. Raya Seririt-Singaraja, Desa Temukus. Open 10.00 – 22.00.
  • Men Koko, Munggu, dekat Tanah Lot.
  • Warung Satria 
    • Jl. Kedondong 11A, Denpasar. Open 11.00 – 17.00
    • Jl. Kendedes 5, Kuta Bali. Open 09.00 – 17.00
  • Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku 
    • Jl. Kayu Jati 12, Patitenget, Kerobokan Kelod, Kuta. Open 09.00 – 21.00
    • Jl. Tukad Badung Renon No. 11, Renon, Denpasar. Open 08.00 – 21.00


*) Lawar di foto adalah Lawar Putih dan Sate Kabled/Asam Celeng di Lawar Bali Kartika.

12 Dec 2016

Wisata Museum Dan Galeri Seni Di Bali

15:38


Bali memang terkenal dengan keseniannya, terutama seni lukis dan patungnya. Tradisi agama-budaya yang telah diturunkan sejak jaman nenek moyang memang menjadi salah satu tonggak kesenian Pulau Dewata ini. Dan pengaplikasiannya, baik secara klasik-tradisional maupun modern atau kontemporer, memiliki nilai jual yang tinggi.

Kini kesenian Bali bisa kamu lihat dalam bentuk lukisan di atas kanvas, patung batu, ukiran kayu, seni keramik, seni pembuatan kaca/gelas, seni topeng, perhiasan dari perak, dan banyak lagi.

Jika kamu belum tahu perbedaan museum dan galeri, Museum adalah ruangan/bangunan tempat koleksi seni dipajang, sedangkan Galeri lebih bersifat untuk kebutuhan komersil/penjualan. Cek daftar lengkap museum dan galeri seni di Bali di bawah ini:


BADUNG

Kuta Selatan


Kuta, Seminyak, Kerobokan



DENPASAR

Sanur


GIANYAR

 Ubud


KLUNGKUNG


BULELENG


MENGWI


TABANAN


Jangan lupa kunjungi juga pasar seni di Bali untuk belanja souvenir atau hiasan rumah. Cek di sini.

10 Dec 2016

Rumah Sakit Terbaik Di Bali

16:11


Ouch! Kami tahu rasanya jauh dari keluarga dan teman, tapi yang namanya sakit kadang tidak bisa dihindari. Pastikan BPJS atau asuransimu aktif untuk mempermudah dan memperingan pembayaran fasilitas kesehatanmu. Kalau kamu bingung rumah sakit mana yang harus kamu kunjungi di Bali, berikut ini adalah 5 rumah sakit terbaik pilihan #balihacks:


1. Siloam Hospital

Siloam Hospital memang sudah 'punya nama' di Indonesia. Terkenal dengan fasilitas dan layanannya yang memuaskan, kami sangat menganjurkan rumah sakit ini untuk segala keperluan kesehatanmu, mulai dari cek darah sampai opname. Rumah Sakit Siloam bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, yang bisa ditembus melalui beberapa tahapan (ada rujukan dari puskesmas/faskes I).

Alamat:

 
2. Rumah Sakit Umum Surya Husadha

Rumah Sakit Umum Surya Husadha punya reputasi fasilitas, pelayanan dan interior yang terbilang baik di Bali. Ada tiga cabang RSU Surya Husadha di Bali, yaitu di Sanglah (Denpasar Barat), Ubung (Denpasar Utara), dan Siligita (Nusa Dua). RSU Surya Husadha bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, yang bisa ditembus melalui beberapa tahapan (ada rujukan dari IGD/puskesmas/faskes I).

Alamat:


3. Rumah Sakit Umum Kasih Ibu

Salah satu rumah sakit yang cukup terpercaya adalah Rumah Sakit Umum Kasih Ibu. Pelayanan dan fasilitasnya cukup lengkap, dan interiornya cukup nyaman. Ada dua cabang RSU Kasih Ibu, di Denpasar dan Kedonganan (Kuta Selatan). RSU Kasih Ibu bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, yang bisa ditembus melalui beberapa tahapan (ada rujukan dari IGD/puskesmas/faskes I).

Alamat:


4. Bali Méd Hospitals

Rumah Sakit Bali Méd cukup terpercaya di Bali. Fasilitas dan pelayanannya pun cukup memuaskan. Ada dua cabang, di Denpasar Barat dan Kabupaten Karangasem. RS Bali Méd bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, yang bisa ditembus melalui beberapa tahapan (ada rujukan dari IGD/puskesmas/faskes I).

Alamat:


5. Bali Royal Hospital

Bali Royal Hospital (BROS) berada di tengah-tengah Renon, Denpasar. BROS merupakan rumah sakit yang cukup dipercaya oleh banyak imigran dan turis internasional. Fasilitas dan pelayanannya berskala internasional dan terjamin.

Alamat:


Cek juga daftar fasilitas kesehatan di Bali yang bekerja sama dengan BPJS di sini.
Semoga cepat sembuh!

8 Dec 2016

Level 21: Denpasar's New Mall

15:05

Ada yang baru di Denpasar, dan kamu pasti sudah dengar: Level Twenty One. Mall yang berlokasi di ujung jalan Teuku Umar-Diponegoro ini seakan menjadi cover baru untuk deretan ruko yang sudah ada sebelumnya. Beberapa tenant yang sudah pasti akrab untukmu adalah Kantor Pos Indonesia, J.Co, dan Roppan, yang memang sudah menempati lokasi ini sebelum proyek mall dimulai.

Sepintas layout mall ini mengingatkan saya pada Darmawangsa Square di Jakarta Selatan karena bentuknya yang sempit, memanjang, bertingkat tiga dan ada void di tengah---walau arsitekturnya modern, jauh dari arsitektur DS yang klasik. Tapi ada juga bagian yang mengingatkan saya pada Blok M Plaza, karena ada ramp di beberapa bagian. Secara keseluruhan, mall ini asik dijajal khususnya untuk belanja atau hangout bersama teman di sore hari.


Yang unik dari mall ini tentu ada pada bangunan Kantor Pos Indonesia yang dipertahankan dan diberi 'sampul' kaca. Bisa dibilang mall ini dibangun mengitari bangunan kuno Kantor Pos. Dengan wajah baru ini, Level 21 juga menjadi rumah untuk beberapa tenant nasional dan internasional seperti Starbucks, Celebrity Fitness, Burger King, Ichiban Sushi, The Duck King, Wendy's, Excelso, Calais, Solaria, Chatime, Dairy Queen, Bread Talk, Cinema XXI, dan lain sebagainya.

Kalau kamu bosan belanja fashion di Bali yang itu-itu aja, Level 21 menawarkan berbagai tenant lokal dan nasional seperti Someday, This Is April, Sole Addict, Star Kids, Quiksilver, Colorbox, Khu, Lois Jeans, Eprise, Triset, Watchout, Wrangler, The Executive, Sports Station, Full Hardy, Bellagio, Fossil, Manzone, Gosh, Social 1, Puma, Samba, Skechers, Popits, Goldmart, Julia Jewelry, Watch & Co, Watch Engine, Watch Studio, Optik Melawai, Optik Seis, dan banyak lagi.


Untuk perlengkapan rumah tangga ada HIAS, dan untuk kebutuhan sehari-hari kamu bisa belanja di Foodmart Primo. Kalau kamu mengajak anak-anak dan mereka bosan, ada Timezone yang seru dengan aneka permainannya. Kalau istri atau pacarmu ingin tampil cantik, ada juga beberapa salon yang siap menangani persoalan hair and beauty, seperti Johnny Andrean Salon, Christopher Salon, Rin Beauty Studio, ZO Hair-Nail Studio, Boston, serta Happy Dentist. Nantinya juga akan ada food court, Best Denki dan Gramedia. Lengkap, kan?

Yang saya sayangkan dari mall ini hanya satu: lahan parkir. Untuk mobil, tersedia lahan parkir terbatas di rooftop, sedangkan untuk motor bisa parkir di lahan yang tersedia di Jalan Pulau Seram. Sayangnya semua lahan parkir ini tanpa atap alias kamu harus sedia payung/jas hujan jika hari hujan. Tapi di luar kekurangan ini, Level 21 membawa refreshment untuk penduduk Denpasar---setidaknya ngga perlu lagi jauh dan macet nyetir ke Kuta untuk menonton film di bioskop (;

Mall ini dibuka untuk umum sejak 11 November 2016. Grand launching-nya tanggal 17 Desember 2016 mendatang dan akan dimeriahkan oleh beberapa artis nasional. Cek info selengkapnya di www.level21mall.com.

4 Dec 2016

Kuliner Bali: Sate Lilit

17:53
Sate di foto ini bisa kamu cicipi di Warung Lesehan Mertha Sari, Klungkung

Selain kaya akan budayanya, Indonesia juga kaya akan berbagai jenis kulinernya, salah satunya adalah sate. Sate merupakan makanan yang sangat digemari oleh berbagai kalangan masyarakat di Indonesia. Namun, tak hanya masyarakat lokal saja yang sangat menggemari makanan ini, banyak juga turis luar negri yang sangat menyukainya. Berbagai daerah di Indonesia memiliki aneka ragam jenis sate khasnya masing-masing seperti sate Madura, sate Maranggi ataupun sate Padang.

Pulau Dewata juga memiliki sate khasnya sendiri yaitu Sate Lilit. Pada umumnya, sate lilit menggunakan daging ikan laut (tuna atau tenggiri atau marlin) sebagai bahan dasarnya, namun tidak menutup kemungkinan divariasikan dengan menggunakan daging ayam, sapi, babi atau udang. Apabila biasanya bahan daging dipotong-potong kemudian ditusuk ke dalam sebuah tusuk sate maka disebut sebagai sate kabled. Tentunya berbeda dengan sate lilit.

Sate lilit menggunakan daging yang telah digiling halus dan dicampur dengan parutan kelapa beserta rempah-rempah lainnya seperti bawang merah, bawang putih, kencur, jahe, lengkuas, kunyit, kemiri, merica, ketumbar beserta bahan pelengkap lainnya. Adonan daging tersebut biasanya disebut dengan Luluh Sate. Tidak perlu repot - repot untuk membuat adonan daging sate sendiri karena di Bali banyak sekali penjual luluh sate dengan berbagai pilihan variasi daging.

Hal menarik lainnya dari sate lilit ada pada penggunaan batang serai sebagai “tusuk” sate (namun sekarang banyak juga penjual sate lilit yang menggunakan kayu yang lebar namun pipih sebagai pengganti batang serai). Luluh sate akan dililitkan pada sebatang serai untuk kemudian dibakar di atas arang. Hal tersebut pula yang menjadi alasan utama masyarakat Bali menamai makanan ini dengan nama sate Lilit. Batang serai sendiri memberikan aroma wangi pada sate lilit setelah dibakar. Sate yang telah siap disantap akan lebih nikmat apabila disajikan dengan sambal matah ataupun sambal tomat sebagai sambal cocolan sate.

Harga untuk satu tusuk sate lilit cukup terjangkau mulai dari Rp. 1.000 sampai dengan Rp. 5.000. Cita rasanya yang gurih dan aromanya yang wangi menjadikan kuliner khas bali ini sebagai salah satu daya tarik bagi para pendatang yang baru berkunjung ke Bali untuk mencoba makanan ini.

Normalnya sate lilit disuguhkan di dalam menu masakan Bali lainnya. Tapi kalau kamu mau khusus cari Sate Lilit, cek lokasi-lokasi berikut :
  • Warung Sate Lilit Sari Merta-Denpasar, Jl. Pulau Moyo, Denpasar. Open 14.30 – 19.00.
  • Sate Lilit Ari, Jl Tukad Pakerisan no 4, Denpasar. Open 06.00 – 17.00.
  • Sate Lilit Be Paseh, Jl Pemuda III No. 24 Renon, Denpasar. Open 06.00 – 17.00.
  • Warung Lesehan Mertha Sari, Jl. Krisna, Pesinggahan. Open 08.00-17.00.
  • Warung Lesehan Sari Baruna, Jl. Pesinggahan, Goa Lawah. 
  • Warung Satria 
    • Jl. Kedondong 11A, Denpasar. Open 11.00 – 17.00
    • Jl. Kendedes 5, Kuta Bali. Open 09.00 – 17.00
  • Nasi Ayam Kedewatan Ibu Mangku 
    • Jl. Kayu Jati 12, Patitenget, Kerobokan Kelod, Kuta. Open 09.00 – 21.00
    • Jl. Tukad Badung Renon No. 11, Renon, Denpasar. Open 08.00 – 21.00
  • Pedagang kaki lima di Pasar Kuta I, Jl. Raya Kuta.
  • Pedagang kaki lima di Pasar Kuta II, Jl. Ken Dedes, Kuta.

#JaenIdupDiBali

Ini bukan guide untuk wisatawan.
Ini guide bagi perantau, backpacker dan turis ber-budget yang tinggal di Bali.
Ini adalah wadah para pendatang bertukar info tentang Bali.

*) Jaen idup di Bali = Enak hidup di Bali!

Recent

Random